HAK CIPTA KAMARADANU,DILARANG KERAS MEMBUKUKAN SETIAP KARYA/ PUISI ATAU TULISAN DARI BLOG INI TANPA IJIN KAMARADANU KAMAHEMAN

Total Tayangan Halaman

Sabtu, 23 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH " Ataukah Hanya Mimpi?" 23 Juli 2011

 
Rentetetan kejadian masa yang kadang tak ku inginkan...
Bergerak.. kembali memasuki ruang hati dan ranah jiwaku...
Kembali merasuk jiwaku...ku terbayang pada sosok 
Yang selama ini kuimpikan jadipendampingku..
Gemerlap asa yang hinggap.. kini masih melekat erat

Tak sanggup aku  tuk menghapus tentangmu ..
Kau yang terindah yang dulu kukagumi, tapi tak bisa bisa aku miliki...
Selayang pandang masa yg pernah terjadi.. kini hanya buaian ilsi
Hanyalah kenangan yg kini kumiliki...
Apakah masih bisa ku rengkuh jiwamu nan hakiki ?
Ataukah hanya mimpi?
 
Oleh : Arya Kamandaka Putra ( Kamaradanu Kamaheman ) 
           Melati Dari Jayagiri
»»  READMORE...

Rabu, 20 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH " SETASBIH RINTIH " 21 Juli 2011


Oleh : Amalia I . A

Ada bibir mungil yang sedang memetik stasbih rintih
Pada khusuk malam yang jatuh di gelar sajadah

Mata kafahnya merayap di pelataran malam
Mengupas doa mengiba pelan

Hingga ia tak tau
Di atas sana rembulan sedang menunggu
Setasbih rintihmu
»»  READMORE...

Jumat, 08 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH " MerinduMu Ya Rabbi... " 08 JULI 2011

 
Tak aku mengerti akan semua ini,,
yang semestinya tiada yang pasti mengingkari.. 
Ku tag inginkan itu dan tag akan pernah inginkan itu,
Namun bagaimana ku sanggup bila roda-roda kehidupan ini mulai tag terelakkan.. 
Sampai kapan aku harus bertahan pada kehidupan yang seperti ini?
Manis,,cantik,,kaya,,pintar,,b​ahkan sempurna ...
Itu bukanlah aku yang terlihat elok seperti mereka.. 
 
Aku bukanlah mereka.. Bukan mereka yang seperti apa yang kau inginkan..   
Jika masih bertahan diri ini dalam kehidupan seperti ini,, 
Masih adakah sebuah kasih sayang yang nanti aku dapatkan karena sebuah ketulusan?? 
Bagaimana sebuah kehidupan kedepannya nanti??   
 
Kalau saja aku harus memilih di antara begitu banyak pilihan,, 
Aku hanya akan memilih sebuah kebahagiaan.. 
Kebahagiaan yang penuh kedamaian,,dan rasa suka cita yang saling berbagi dalam kebersamaan..   
Aku hanya akan menilih itu,. dan tak lebih kagi,
aku akan buktikan pada dunia bahwa AKU BISA..  
 
Tuhan akan selalu mendengarkan dan mengabulkan doa para hamba-Nya 
yang selalu berusaha,berdoa dan juga bertawakkal.. 
Engkau selalu ada di setiap cintaku,,
ya Allah,,ya Tuhan semesta alam... Ku rindu pada cinta-Mu,,ya Rabbiku...
 
 
»»  READMORE...

PUISI KAMAKISAH " HANYA TANDA TANYA " 07 JULI 2011

 
 
Aku terpaku membisu
Saat aku sedang merindu
Dalam dada bergemuruh rasa
Dalam hati ku berdo'a
Smoga ini jangan membawa petaka
Tapi awalnya bahagia

Berkali~kali ku coba
Menepis byangan yang menggoda ... tak kunjung sirna jua
Apakah ada perasaan yang sama antara kita?
Hanya tanda tanya di akhir kata..
»»  READMORE...

PUISI KAMAKISAH " KAU PERNAH JADI BAYANGANKU " 08 JULI 2011

Oleh : Kamaradanu Kamaheman / Arya Kamandaka Putra



Aku menerawang disaat gerimis menyertai
Kau yang saat itu aku damba
Kala aku benar-benar membutuhkanmu
Kau pergi tanpa alasan
Kucoba tuk melupakan hari-hari kita,
Tapi sulit aku lupakan
Kau tetap jadi bayang-bayang diriku
Siang, malam, pagi dan senja menjelang
Kau pernah jadi bayangan dalam diriku


»»  READMORE...

Rabu, 06 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH 07 Juli 2011 " GALAU "..

 
 
Aku terpaku membisu
Sa,at aku sedang mrindu
Dalam dada bergmuruh rasa
Dalam hati ku berdo'a
Smoga ini jngan mmbwa petaka
Tpi awalnya bahagia

Berkali~kali ku coba
Menepis byangan yg menggoda tak kunjung sirna jua
Apkah ada perasa,an yang sama antara kita?
Hanya tanda tanya di akhir kata..
»»  READMORE...

PUISI KAMAKISAH SUNDA " CINTA NU KAHALANGAN SURAT " 07 Juli 2011

 Oleh : Kamaradanu Kamaheman / Arya Kamandaka Putra


sok sanaos.. hate teh rasa kapelet..
sok sanajan manah asa digerihan
sok piraku urang teh kudu lumaku
naha kie... hirup urang duaan..
simpe hate... taya panglipuran
jempling ati... taya pangupahan
rudet pikir.. taya pelipur..
duh panutan. cinta urang katugenah
duh panutan... rasa urang nu mahiwal
duh jungjunan .. rasa asa timangkukna 
»»  READMORE...

Selasa, 05 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH " CUKUP SAMPAI DI SINI " 05 jULI 2011

 
 
Bukankah langkah telah lelah
Jejak-jejakpun kalah dalam deru debu yang pecah
Sudahlah....
Cukup sampai di sini jangan lagi membuka elegi
Jika hanya luka dan kecewa yang akan terjadi

Semestinya senantiasa menjaga seperti pecinta yang ingin bertemu
Maka bangunlah sepenuh rindu

 
 Kelak jika purnama luruh di gigir sunyi
Mari kita sudahi janji
Agar kita sama-sama merasa bahwa nyantanya abadi hanyalah gurauan ilusi
By : Amalia Indah Akrima
 
»»  READMORE...

PUISI KAMAKISAH Amalia Indah Akrima " ELEGI SUNYI " 23 Juni 2011




Saat malam menutup tirai
Saat malam memintal kejora bintang
Saat malam menebar wangi kembang
Jari-jarimu kuncup di pematang jiwa yang rindu dekapan cahaya bulan

Memungut bayang hitam di pelupuk masa
Menggugah rasa,
Hati damba telah lemas terkulai dalam gerak layu
Terambing elegi sunyi

Wangimu kini mati tanpa peti di pucuk pelepah rindu
Mengiris lamunan dalam dua bentangan
Bagai dinding Himalaya dan Pyrenia
Yang angkuh tanpa bisa saling menyentuh

By : Amalia Indah Akrima
»»  READMORE...

Senin, 04 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH 04 JULI " BERAPA HARGA ITU TUAN "

Karya : Amalia Indah Akrima


Selamat siang tuan...
Maukah kau ku tawari dengan harga seadanya
Tentang trotoar merah yg sedang gelisah
Di kepal tangan siang juga di ratapi oleh peminta minta

 
 
 
Tuan

Kenapa engkau bermasam muka
Berpikir terlalu lama
Sebab ini bukan kalimat puisi yang sedang tuan cerna
Tetapi ini tentang berapa harga yg akan kau berikan
Atau mungkin hendak tuan memasang harga yang cukup menyentuh dada

" Maaf tak ada RECEHAN...!!! "
 
»»  READMORE...

Sabtu, 02 Juli 2011

PUISI KAMAKISAH " Dibalik Bilik TKI "

 
Kucoba menelisik dibalik Bilik para TKI
Kucoba bercerita pada Insan bernurani
Kucoba beberkan selembaran Kisah dari sebrang
Walau akan banyak napas ter'engah dan berdesah... Agh...!!!

Kau yang menjual tenaga berhari-hari
Terkadang tidurmu hanya 1 jam tak terperi
Kau yang jujur pada diri dan Robbi
Kaulah Sang Pahlawan Devisa Negri

Ada pula sebagian yg bukan menjual tenaga
Hanya kerana seonggok ilusi harta dan benda
Dialah yg lupa norma,agama dan keluarga
Dia lakukan menjual harga diri dengan harga yang amat hina

Tak sedikit yang teraniaya hingga binasa merana
Hingga suara demontrasi membahana bak kilat seliwat sementara
Kau yang ternoda dipaksa melayani napsu syahwat berjubah Dewa
Hingga terporak-poranda martabat dan harga Bangsa
Oleh sipembual pemelihara Unta yang bak kucing melihat ikan

Setan durjana berwajah Ulama slalu membuat kecewa
Disetiap sudut dunia, Unta bicara bak pujangga
Agama murni dari Para Nabi dibuat terkontaminasi
Kau Coreng Bangsa Arabia oleh napsu syahwat terlaknat

Persetan dengan Jazirah dan semenanjungnya
Persetan dengan keharuman nama
Tak perduli dengan keindahan bicara tertata
Aku tak perduli...
Kau yang membolak-balik fakta
Seakan... Bangsaku adalah Bangsa terhina....

( Kudedikasikan Puisi ini tuk Almarhumah RUYATI dkk..., selamat jalan Ruyati.. kami akan slalu memperjuangkan kalian... )
By : Kamaradanu Kamaheman pada 02 juli 2011 di Jakarta 

»»  READMORE...

Rabu, 15 Juni 2011

PUISI " SIPERSIMPANGAN " OLEH oleh Nanininoy van Java pada 13 Juni 2011 jam 16:55

DIPERSIMPANGAN


Di persimpangan jalan ini........
Langkah kaki ku terhenti........
Ku coba memandang arah......
Kemana fikiran dan hatiku pergi..

Mentari yang bersinar........
Tak mampu menerangi hatiku....
Rembulanpun tak nampak.....
Hingga ku melangkah dalam kegelapan....

Syair yang kudendangkan......
Seperti tak berirama......
Puisi yang ku buat......
Seperti tak berujung......

Fikiran melayang entah kemana.....
Lamunan pun seakan tak bernada....
Suara dalam hatiku perlahan pergi....
Begitu jauh dan tak dapat ku dengar lagi...
»»  READMORE...

Minggu, 12 Juni 2011

Puisi Kamakisah " RINTIHAN HATI "



















Mengapa ini harus ku alami..
Warna dalam hatiku.... kini memudar.......
Tak dapat ku kembalikan...sekalipun...
Warna itu ku merubahnya.........

Lembaran hidupku semakin tipis....
Seiring hilangnya rasa dalam hati....
Malam yang kelam telah menyelimuti....
Perasaanku seakan turut mati....

Bungapun akhirnya layu.....
Merana, sunyi dan kesepian.....
Air yang menyiraminya itu.....
Tak dapat menyegarkan.......

Ku menatap..... tapi apa yang kutatap.........
Kumelamun...... tapi apa yang ku lamunkan....
Kutermenung... tapi apa yang ku renungkan....
Ku ambil napas.....ku pejamkan mata.....
Ku berkata lirih.....inilah hidupku...


oleh Nanininoy van Java pada 12 Juni 2011 jam 12:34
»»  READMORE...

Nasihat dari Srikandi Mencaricinta


Hayu atuh Urang pulungan Anu Saena,
Mudah"an Aya Manfa'atna Kanggo Kahirupan Urang Jumeneng Di Alam Dunya..
Nu Moal Lana..
Boa Isuk Pageto Di Cabut Nyawa Kunu Ka Wasa...
Urang Sing Waspada
Silih Elingan Ka Sasama
Ulah Asa Aing...
Ulah Silih Tuding
Sagala Kudu Aya Pipinding
Bisi Balukarna Matak Ti Guling...
Silih Geuing Tengah Peuting
Nyalaring Mumuja Ka Mantena
Ngarah Hirup Bagya Tur Lugina...
Marangga Wilujeng Kantun Ka Sadayna
Hampura Bilih Leupat Kata..
Sanes Mapatahan Ngojay Ka Meri
Namung iYeu Mah Mepeling Kuring Pribadi...
 
 
 
»»  READMORE...

Sebutir Mutiara Seindah Muslimah Sholehah


~¤Ketika orang menyakiti kita, maka tulislah itu di atas PASIR, agar angin dan ombak pengampunan srta maaf menghapusnya, dan membawanya kelautan luas. NAMUN ketika org berbuat baik kpd kita, maka tulislah itu di atas BATU, agar tersimpan selamanya dan tak mudah hilang oleh wkt yg bergulir. ¤~ 
 
Indah Za Girlish 12 Juni jam 11:43 2011
»»  READMORE...

Minggu, 05 Juni 2011

" Kasih Mata Air Alam "

Angin ... tolong sampaikan padanya,
Aku sama sekali tak membencinya
Awan ... tolong katakan padanya,
Hatiku sungguh menyayanginya
Bulan ... beritakan padanya..
Aku benar benar merindukannya
Burung malam ... nyanyikan padanya,
Aku selalu mengingatnya



 Andai sang malam tahu isi hatiku...
Tak akan ada prasangka
Jika saja bintang mendengarku'....
Takkan redup kasih ini padanya
Laksana kasih sayang yang tak ternilai
yang mengalir jernih sejernih mata air alam 


kuhampiri malamku...walau ragamu jauh dariku
kujalani kisah ini...walau samudra api menyala
kutunggu esok dipuncak....walau sekian hal kita korbankan
jam 8 pagi...aku menaiki PUNCAK CIBODAS....

dipertigaan cibdoas...aku menanti jiwaragamu..
.




Indah Za Girlish 05 Juni 2011...
»»  READMORE...

Selasa, 31 Mei 2011

RENUNGAN oleh ; Yuni Romadona Heraeni 01 Juni 2011.

Setiap matahari terbenam, itu berarti mengurangi satu hari hidup kita. Tetapi setiap matahari terbit, pasti memberikan harapan bagi kita tuk hidup lbh baik. Jangan menyerah tuk menggapai harapan Ɣªήğ lebih baik. Tetaplah berusaha sesuai dgn kemampuan kita. Lebih baik berusaha walaupun gagal daripada gagal karena tanpa berusaha. Setiap kegagalan membuat kita lebih matang dlm menghadapi masalah kedepan.. ◦"̮◦
Editor By ; Kamaradanu Kamaheman diJakarta pada 01 Juni 2011 pkl 12:43
»»  READMORE...

Senin, 30 Mei 2011

PUISI KRITIKAN HARI BESAR " Tangisanku Disambut Ibu Pertiwi "

Kala Fajar menyingsing... aku tertegun akan hari
Aku tilik Hari Kartini yang hanya tinggal ironi
HarPenNas tinggal suasana merangas
Hari Kesaktian Pancasila jarang yang faham makna
Hari Ibu hanya suara menggebu menderu
Hari Kemerdekaan ...hanya kibaran tanpa beban pahlawan
ironi....ironi... dan ironi penuh imitasi
Perayaan yang penuh ironi dalam sakralnya Hari haru
Ironi penuh imitasi dalam ingatan kami orang picisan
lalu...dimanakah femahaman arti nan hakiki sbuah Hari-Hari ???

Pujanga-Pujanga Kurawa memainkan peran utamanya
Para penya'ir dibalik tabir,menerjang bak dukun penyihir
Gelandangan dan pengemis politisi merangsek imitasi
Seloroh slogan-slogan pembodohan mengaung dan mengaum
Percikan api terpental semburat diantara sudut ruangan semu
Menerpa...merambat...membakar....kulai kuli para TKI
Rona wajah Negriku merah....tahan amarah
Belenggu kuduk dibalik tali rantai angan semu

Aku mendesah....
Aku melirih...
Aku bergumam....
Aku bicara,aku teriak dan menjerit
Suaraku membahana keatas langit benua Merah dan Putih
Jeritanku mengusik Malaikat Penjaga Arasy
Raunganku didengar oleh seluruh ikan dan hewan
Tangisanku disambut sedu-sedan Ibu Pertiwi


Ibuku yang arif dan bijaksana....
Bapakku yang gagah dan berkuasa....
jangan kau marahi aku....anak-anakmu,
jangan kalian hardik kami bak sapi peot
Kami hanya bicara...Kami hanya berbicara...
Dengarlah jeritan tangisan ini...jika ada telinga nan asli
AKU RINDU......

By : Kamaradanu Kamaheman 31 Mei 2011 di Jakarta
»»  READMORE...

Puisi Kamakisah "Titis Doa Dan Cinta " oleh Indah Za Girlish

Tetes sejuk embun Sang Maha Karya
Sejukkan jiwa jelang asa
Sukma haru lalu ....pendar....
Semilir cahya titis do'a dan cinta
Warnai pelangi cakrawala jiwa
Gapai asa cita .... 
satu jiwa dijambang cinta nan bahagia..
 
Editor : Kamaradanu Kamaheman pd 30 Mei 2011 di Jakarta
»»  READMORE...

Kamakisah " EVALUASI DIRI " oleh Yuni Romadona Heraeni



Setiap habis sholat, ambillah wkt sejenak untuk evaluasi diri…
tentang :

1. Kepala kita !
Apakah sudah kita tunduk & sujudkan dgn segenap kepasrahan seorang hamba di hadapan Yg Maha Perkasa, atau ia tetap tengadah dlm keangkuhan karena m'hamba kpd selain-Nya?

2. Mata kita !
Apakah ia sudah kita gunakan menatap keindahan & keagungan ciptaan Yang Maha Kuasa, atau hanya melihat pemandangan & kemaksiatan yg dilarang? 
 

3. Telinga Kita !
Apakah sdh digunakan utk m'dengar suara adzan, bacaan Al Qur’an, seruan kebaikan, atau hanya untuk suara2 yg sia2 tanpa makna?

4. Hidung Kita !
Apakah sudah kita gunakan untuk m'cium sajadah yg terhampar di tempat sholat, m'cium anak2 t'cinta serta m'cium kepala anak2 yatim piatu yg sgt kehilangan & sgt m'damba cinta bunda & ayahnya?

5. Mulut kita !
Apakah sudah kita gunakan utk kebenaran & kebaikan, nasehat2 b'manfaat, kata2 b'makna atau hanya utk kata2 yg berbisa & membuahkan penyakit lisan: gibah, fitnah, adu domba, dusta bahkan menyakiti hati sesama?

6. Tangan Kita !
Apakah sudah kita gunakan untuk sedekah kepada dhuafa, m'bantu sesama yg kena musibah, butuh bantuan & m'cipta karya yg b'guna atau hanya untuk m'curi, korupsi, m'zalimi serta mrampas hak & harta org yg tak b'daya?

7. Kaki Kita !
Apakah sdh kita gunakan utk melangkah ke tempat ibadah, ke tempat menuntut ilmu b'manfaat, ke tempat2 pengajian yang kian m'dekatkan kepada Allah Yangg Maha Rahman atau hanya utk melangkah ke tempat maksiat & kejahatan?

8. Dada Kita !
Apakah didalamnya t'simpan perasaan yg lapang, sabar, tawakal & keikhlasan serta rasa syukur kpd Allah Yg Maha Bijaksana, atau di dlmnya t'tanam ladang jiwa yg tumbuh subur daun2 takabur, biji2 bakhil, benih iri & dengki serta pepohonan b'buah riya?

9. Perut kita!
Apakah didalamnya diisi oleh makanan yg atau diperoleh dgn cara yg halal sehingga terasa nikmat & barokah. Atau hanya diisi makanan yang tidak halal, dgn segala ketamakan & kerakusan kita?

10. Diri kita !
Apakah kita sering tafakur, tadabur, & selalu b'syukur atas karunia dari Allah Yg Serba Maha
Editor : Kamaradanu Kamaheman pada 30 Mei 2011 di Jakarta
»»  READMORE...

Puisi kamakisah " PESONA PAGI " oleh Nanininoy van Java pada 30 Mei 2011 jam 15:20


Rasa dingin menyentuh hatiku......
Membalut tulang menusuk kalbu....
Ku coba menghangatkan diri .....
Di bawah mentari pagi.....

Ah... MENTARI.....
Pagi ini kau pancarkan sinarmu.....
Kabut yang menyelimuti perlahan pergi....
Embun pun menetes diantara rereumputan...

Burung-burung beterbangan....
Di atas pematang sawah nan hijau......
Berkicauan menyambut pagi nan indah ini....
Menemani para petani....
Menemani hatiku yang sumingrah,

Ku menatap keindahan itu...... 
Dan berharap....
Senyumku seindah pemandangan itu......
Hatiku secerah mentari itu........
Jiwaku sebening embun itu.......
Harapanku  ..... jadi nyata...

Editor By : Kamaradanu Kamaheman pada 30 Mei 2011 di Jakarta
»»  READMORE...
" BANGSA MERCUSUAR "



saat aku menatap dataran pulau dibola dunia
aku kagum...takjub...keheranan yang amat dalam
Negriku yang ramah penuh ragam
pulauku yang ribuan berderetan
bangsaku yang mewakili ragam ummat manusia seluruhnya
bangsaku yang menjadi moyangnya suku Maya
bangsaku yang jadi kakek buyutnya suku Inka
bangsaku,bangsa kita,bangsa semua,bangsa Indonesia

aku tersenyum simpul penuh rasa kelucuan
jika adik-adikku  mencaci-maki Ibuku
aku menghiba saat bangsaku dinista
bangsaku...maritimku...negaraku...yang jadi Mercusuarnya
smua mata menatap Ibu...
smua tangan ingin menjabat tangan halus Ibu...
smua kaki ingin segera melangkahkan kakinya untuk memohon pada Ibu..
smua ummat...merasa butuh akan air susu Ibu Pertiwi
bangsaku,negaraku,Indonesiaku,Ibuku,Ibu Kita...Ibu Dunia
Manusia merasa Betah di Tanah Airku
smua merasa puas minum air Indonesia
smua merasa nikmat santap makanan Indonesia
Hidangan dari bangsa terbesar tapi selalu di"kecil"kan
minuman dari negeri yang terkaya didunia ..
tapi selalu dianggap " miskin " oleh adik-adikku yang awam
Arab,China,Erofa,Hindia...adik-ku
aku kakak yang bijak yang slalu mengalah tapi bukan kalah
aku kakak yang arif tapi bukan penakut
walau kalian selalu kurang ajar...
aku slalu ingat nasihat Sang Ibu..
" Sayangilah Mereka Adik-Adikmu..."
aku bangga jadi anakmu Ibu Pertiwi
Ibu...adik-adikku masih selalu nakal sedari dulu...
Ibu...Kau hanya tersenyum....
aku bangga padamu Ibu...Ibu Pertiwi....

By : Kamaradanu Kamaheman pada 21 Mei 2011 di Jakarta

»»  READMORE...

Jumat, 27 Mei 2011

Yuni Romadona Heraeni

Detik-Detik Wafatnya Rosulullah SAW


Jangan khawatir, wahai Rasul Allah: aku pernah mndngar اللّه berfirman kepadaku: "Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik.

Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. 'Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.'
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

'Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?'
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
'Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,' kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

'Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.'
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. 'Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum'
'peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.'

Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

'Ummatii,ummatii,ummatiii?' - 'Umatku, umatku, umatku'
Dan,berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini,mampukah kita mencintai sepertinya?
آللّهُمَ صَلّیۓِ ۈسَلّمْ عَلۓِ سَيّدنَآ مُحَمّدْ وَ عَلۓِ آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
سُبْحَانَ اللّهُ . . . .
»»  READMORE...

RENUNGAN : Belajarlah Dari Air oleh Raei band,


Belajarlah dari air ; bagaimana ia menerima lemparan batu.

Ketika batu itu menyentuh permukaan air, air membentuk lubang kecil di permukaan air sesuai ukuran batunya.

Akan tetapi, beberapa detik kemudian, permukaan air akan kembali datar seperti semula.

Dan Batu itu tidak meninggalkan bekas sedikitpun terhadap permukaan air.

Malah justru dengan masuknya batu itu, keadaan air akan menambah tinggi permukaannya.
 
Editor : Kamaradanu Kamaheman di Jakarta To Blog ini 27 Mei 2011
»»  READMORE...

Rabu, 25 Mei 2011

Man jadda wajada Yuni Romadona Heraeni

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Man jadda wajada

 
Siapa ber sungguh2 pasti akan berhasil..........
Saudaraku ini ada Diet ala Rasulullah
Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit.
Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.
Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.
Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL
CARA MAKAN*
Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi.*
Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.*
Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.
Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah…..
Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.
* Dalam Al-Quran juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.
* Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:
1. Mandi Pagi sebelum subuh
sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dpt mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.
2. Rasulullah menga malkan minum segelas air sejuk(bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).
3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.
4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.
5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan).
Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah, Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya.
Semoga bermanfaat,amin.
 
»»  READMORE...

Senin, 23 Mei 2011

PUISI : SINAR CAHAYA NUSWANTARA LIMA 2035






Aku sejenak kilas balik pada awal kejadian
Apa yang tlah terjadi dalam perjalanan hidup ter-papah
Kisah sekilaskah ???.........
Kisah fakta ???...
Kisah merenda merajut alur alam sutra marchapada ?
Ataukah fakta yang terhizab dibalik dinding baja Irodat ?
Mungkin juga realitas yang tak terbahas oleh ilmiah terbatas ?
Alam yang terbias,buas,ganas,merangas dan panas
Menghasilkan balancing kehidupan kelak nan bebas

Dia seorang Purnagawita Pangkal Perjuangan Rakyat
Dia seorang Ulama Purnama Jaya yang berkharisma
Dia seorang Kelana Jaya yang digjaya
Dia pula seorang Cakra Buana yang berwibawa
Dialah Putra jelmaan Hyang Ismaya
Dia pula murid langsung dari Balya Ibnu Malkan
Dialah kekasihnya para bidadari Robby
Dia Sang Nalendra yang berdarah biru itu
Dialah yang menebar benih janin Pemimpin Adil Nusantara 2035
Dialah ayahanda Putra Cahaya Nusantara
Dia...yang sampai kini masih dalam bilik Tuhannya alam

Saatnya akan tiba sesuai alur Qodrat Ilahiah
Negeri Amarta Nusantara akan kembali Bijaksana
Sang Nalendra tetap dalam Tapa Bratanya
Putra Nuswantara yang bersinar tetap dalam induknya
Segenap Rahwana-Kurawa sedang sibuk mencarinya
Kala Tuhan berkata " Kun Fayakun " .....
Jadilah alam Indonesia dalam damai selama setengah abad kemudian
Dialah wali  Negeri yang tak terkontaminasi
Dibawah telapak kakinya...dunia sujud pada Ibu Pertiwi
Dibawah telukjuknya...benua Merah melepaskan tahtanya
Dibawah kearifannya....rakyat merasa jaya
Dibawah kibaran Sang Saka...dunia terfana tiada daya
Nusantara Jaya-Nusantara kaya,
Nusantara Digjaya penuh wibawa....Sejahtera...
Walau Dasamuka tetap membayanginya....

By : Kamaradanu Kamaheman 23 Mei 2011 di Jakarta

»»  READMORE...

Pengikut